Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Membantu Literasi Keuangan Ibu-Ibu di Dusun Bahonglangi dalam RWE

Reporter

Editor

Mitra Tarigan

image-gnews
Ibu-Ibu peserta kegiatan Rural Woman Empowerment di Desa Bahonglangi, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan/Rendra Hernawan
Ibu-Ibu peserta kegiatan Rural Woman Empowerment di Desa Bahonglangi, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan/Rendra Hernawan
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Andi Appi Patongai sangat perhatian terhadap pendidikan di daerahnya, Sulawesi Selatan. Aktivis pendidikan ini pun melakukan berbagai kegiatan ke berbagai pelosok Sulawesi Selatan untuk meningkatkan literasi anak-anak bersama Yayasan 1000 Guru Sulsel.

Salah satu daerah yang pernah didatanginya adalah Dusun Bahonglangi, Desa Bontojai, Kecamatan Bontocani yang berada di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Untuk menggapai Dusun Bahonglangi, dibutuhkan perjalanan durasi 5 jam dengan mengendarai mobil ditambah jalan kaki selama 3 jam. Sejak 2016, Yayasan 1000 Guru Sulawesi Selatan dan Appi berfokus pada pemberdayaan anak-anak. Sayang ada banyak tantangan saat pelaksanaan yang terjadi. Salah satunya datang dari para orang tua mereka, khususnya ibu-ibu yang sempat melarang anak-anak itu untuk mengikuti kelas. Ibu-ibu itu lebih menyuruh anak-anak mereka untuk membantu orang tua ke ladang.

Suasana belajar dalam kegiatan Rural Woman Empowerment di desa Bahonglangi, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan/Rendra Hernawan

Appi menemukan permasalahan mendasar di Dusun Bahonglangi yaitu keterlibatan kaum perempuan dalam menentukan pendidikan anak-anaknya. Tingkat putus sekolah di Bahonglangi sangat tinggi, hampir semua anak hanya menyelesaikan pendidikan SD. Salah satu faktor terbesar banyaknya anak putus sekolah adalah karena jarak sekolah sangat jauh dan anak-anak lebih baik langsung mencari uang atau diminta untuk bertani untuk membantu kebutuhan keluarga.

Jarak yang harus ditempuh ke sekolah setingkat SMP mencapai 10-15 kilometer dengan berjalan kaki, melewati hutan lebat dengan waktu tempuh mencapai 4-5 jam. Jika harus bersekolah, anak-anak pun harus mengurus administrasi di kabupaten berbeda yang membuat mereka harus bolak-balik dan sulit sekali melakukan berbagai kegiatan administrasi itu seorang diri.

Appi mengatakan masih ada beberapa wanita yang masih belum bisa membaca. Karena tingkat literasi yang rendah, mereka pun sering membedakan uang untuk belanja hanya berdasar warna saja tanpa mengetahui nominalnya. Belum lagi mereka tidak pandai menabung dan sering sekali rugi dalam mengelola keuangan mereka. Ibu-ibu dusun itu juga menjual beras merah atau madu yang mereka miliki sesuai harga yang diinginkan tengkulak. Mereka pun dulu menjual ternak sapi mereka dengan harga sangat murah, yaitu hanya Rp 3 juta. "Kami sering sekali berhutang untuk memenuhi kebutuhan kami karena kami tidak bisa mengelola keuangan," kata Ecce, salah satu warga Dusun Bahonglangi.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Mengintip Keindahan Titik Nol Pantai Bira di Bulukumba yang Sempat Viral karena Pungli

4 hari lalu

Pantai Bira, Bulukumba, Sulawesi Selatan (Antara)
Mengintip Keindahan Titik Nol Pantai Bira di Bulukumba yang Sempat Viral karena Pungli

Terletak di titik ujung paling selatan Tanjung Bira, Titik Nol Pantai Bira ditandai dengan Tugu Titik Nol Sulawesi yang berbentuk perahu pinisi.


Skor Literasi Anjlok, Kemendikbudristek Sebar 4 Juta Eksemplar Buku ke Sekolah di Indonesia

5 hari lalu

Sejumlah anak membaca buku cerita di Perpustakaan Umum dan Depo Arsip Jakarta Timur, Rawa Bunga, Jatinegara, Kamis, 30 Desember 2021. Keberadaan perpustakaan umum menjadi alternatif hiburan bagi anak-anak dalam mengisi waktu liburan sekolah. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Skor Literasi Anjlok, Kemendikbudristek Sebar 4 Juta Eksemplar Buku ke Sekolah di Indonesia

Kemendikbudristek menyebar jutaan buku pengayaan ke sekolah di berbagai daerah. Upaya mengatasi pelemahan literasi membaca.


Dua Dusun Sempat Terisolir Banjir di Kabupaten Enrekang, BNPB Ingatkan Risiko Longsor Susulan

7 hari lalu

Warga menggunakan sampan melintasi jalan yang terendam banjir di Perumnas Antang, Kecamatan Manggala, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu 18 Februari 2023. Memasuki hari keenam, sejumlah kawasan di Makassar masih tergenang banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejak Senin 13 Februari malam. ANTARA FOTO/Abriawan Abhe
Dua Dusun Sempat Terisolir Banjir di Kabupaten Enrekang, BNPB Ingatkan Risiko Longsor Susulan

Banjir dan longsor melanda Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, sejak Jumat dinihari lalu. Diipicu hujan intensitas tinggi pada 04.00 WITA.


Deretan 5 Fakta Mengenai Banjir di Sulawesi Selatan

8 hari lalu

Ilustrasi Banjir/TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Deretan 5 Fakta Mengenai Banjir di Sulawesi Selatan

Kepala Pusat Data, Informasi BNPB, Abdul Muhari mengatakan 14 warga yang meninggal dunia akibat banjir dan longsor di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan


Banjir dan Longsor di Kabupaten Luwu Menewaskan 14 Warga

9 hari lalu

Kondisi Desa Pohi, Kecamatan Luwuk Timur, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, saat dilanda banjir pada Selasa 30 Agustus 2022. ANTARA/ Stepensopyan Pontoh
Banjir dan Longsor di Kabupaten Luwu Menewaskan 14 Warga

Kabupaten Luwu turut dilanda banjir dan longsor akibat hujan sejak Jumat dinihari, 3 Mei 2024. BNPB melaporkan 14 warga lokal meninggal dunia.


33 Desa di Wajo Sulawesi Selatan Terendam Banjir, Listrik Padam di Tengah Evakuasi

9 hari lalu

Seorang warga melintasi jalan yang tergenang banjir sambil menggendong anaknya di Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat 17 Februari 2023. Hujan deras yang mengguyur Kota Makassar sejak Senin  (13/2) malam tersebut merendam permukiman warga hingga ketinggian air mencapai 1 meter di beberapa lokasi sehingga sejumlah kepala keluarga terpaksa mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman.  ANTARA FOTO/Abriawan Abhe
33 Desa di Wajo Sulawesi Selatan Terendam Banjir, Listrik Padam di Tengah Evakuasi

Banjir merendam 33 desa di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan pada Jumat, 3 Mei 2024, pukul 03.03 WITA.


5 Perbedaan Karakter Alpha Male dan Sigma Male

13 hari lalu

Ilustrasi pria memakai baju warna pink. Foto: Freepik.com/halayalex
5 Perbedaan Karakter Alpha Male dan Sigma Male

Meskipun sigma male dan alpha male memiliki sedikit kesamaan, namun sangat jelas ada perbedaan kunci yang membedakan keduanya.


Apa Itu Sigma Male?

13 hari lalu

Ilustrasi pria duduk di lantai sambil bekerja. Foto: Unsplash/Bruce Mars
Apa Itu Sigma Male?

Sigma male adalah pria yang memiliki kepribadian memilih untuk menjalani kehidupannya di luar struktur tatanan dominasi sosial masyarakat.


Israel Rencanakan Pos Pemeriksaan Cegah Pria Palestina Lari dari Rafah

13 hari lalu

Pria Palestina dikumpulkan dan ditelanjangi oleh pasukan Israel di Gaza sebelum dibawa ke lokasi yang dirahasiakan. Foto : X
Israel Rencanakan Pos Pemeriksaan Cegah Pria Palestina Lari dari Rafah

Israel sedang membangun 'jaringan kompleks' pos pemeriksaan untuk mencegah pria Palestina 'usia militer' melarikan diri dari serangan Rafah


Jogja Art Books Festival 2024 Dipusatkan di Kampoeng Mataraman Yogyakarta

14 hari lalu

Kampoeng Mataraman Yogyakarta. Dok. Istimewa
Jogja Art Books Festival 2024 Dipusatkan di Kampoeng Mataraman Yogyakarta

JAB Fest tahun ini kami mengusung delapan program untuk mempertemukan seni dengan literasi, digelar di Kampoeng Mataraman Yogyakarta.